Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA – BMKG menyatakan peringatan dini tsunami yang disebabkan oleh gempa magnitudo 6.9 SR pada (12/4) pukul 18:40:49 WIB, telah berakhir. Masyarakat di sekitar pesisir Kabupaten Morowali yang dinyatakan berpotensi tsunami dengan tingkat waspada sebelumnya oleh BMKG diminta tetap meningkatkan kewaspadaannya.

“Sementara itu banyak warga di sekitar pesisir di luar Morowali banyak yang mengungsi ke bukit-bukit dan daerah yang tinggi seperti warga Luwuk di Kabupaten Banggai, warga Kabupaten Banggai Kepulauan. Bahkan warga yang merasakan guncangan gempa di Taliabu Maluku Utara juga mengungsi sebagian,” Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam siaran pers di Jakarta, Jum’at (12/4).

BACA JUGA  Waspada Dehidrasi, BMKG: Saat Arus Mudik Musim Kemarau

BPBD saat ini masih melakukan pendataan dan pemantauan dampak gempa M 6,9. Beberapa daerah listrik padam.

BACA JUGA  BMKG : Bengkulu Gempa Magnitude 5,7
IKLAN

“Masyarakat panik dan berhamburan keluar rumah saat merakan guncangan gempa yang keras. Warga Kota Palu merasakan guncangan gempa keras selama 6 detik. Guncangan gempa keras juga dirasakan warga Luwu Timur selama 4 detik, warga Banggai selama 6 detik,” kata Sutopo.[*]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here