BERBAGI

Laporan : Ilham Prayogi / Tr

BANDA ACEH – Perwakikan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Aceh menggelar penguatan dan bimbingan teknis (bimtek) program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga (KKBPK) serta orientasi pencatatan dan laporan di 23 kabupaten/kota.

Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Drs Sahidal Kastri MPd, membuka dua kegiatan itu di Pidie, Selasa (10/4) dan Lhokseumawe, Kamis (12/4). Beberapa waktu lalu, kegiatan yang sama juga dilaksanakan di Kota Banda Aceh dan Pidie Jaya.

Kegiatan itu diikuti peserta dari PLKB, petugas klinik, dan keuchik, Turut hadir Kabid Adpin Perwakilan BKKBN Aceh, Faridah SE MM, bersama Kasubbid Hubalila, Zulkifli SE, dan Kasubbid Data dan Informasi, Zulfadhli SE, serta Kepala OPD KB masing-masing kabupaten/kota.

Sahidal dalam sambutannya pada acara di Lhokseumawe, Kamis (12/4) menyampaikan, keberhasilan program KKBPK yang bertujuan mensejahterakan masyarakat tak akan tercapai jika pemerintah daerah dan masyarakat tak mendukung. Ia meminta agar KKBPK tak diterjemahkan kepada alat kontrasepsi saja. Tapi, sebut Sahidal, BKKBN memiliki 3 pilar program kerja yang mesti diketahui pemerintah daerah dan masyarakat yaitu Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga.

Untuk tingkat kabupaten/kota, tambahnya, regulasi ada yang mengamanahkan agar menggali kembali potensi-potensi dan kearifan lokal dalam melaksanakan program KKBPK di daerah masing-masing. “Karena itulah kita melaksanakan acara ini,” ujarnya.

Sementara itu kepala OPD KB di kabupaten/kota yang telah mengikutu kegiatan ini berharap agar peserta sebagai perpanjagan tangan BKKBN dapat membangun desa melalui Kampung KB serta dapat membuat perencanaan dan laporan program yang lebih baik lagi.[*]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here