BERBAGI
Rapid Test Covid 19/Net

Catatan: DOEL REMOS

SEMINGGUAN Belakang ramai dibicarakan soal kebijakan Universitas Lampung (Unila) yang tetap memberangkatkan empat ribu lebih mahasiswanya untuk  melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN), meski masih pandemi Covid-19.

Empat ribu lebih mahasiswa ini akan diberangkatkan untuk mengikuti KKN itu akan ditempatkan di 7 kabupaten di Lampung dan di Banten.

Konon pihak Unila mempersiapkan hajat KKN sudah 9 bulan. Dan sudah cukup matang saya kira. Sebagai sebuah perguruan tinggi, saya yakin riset sudah dilakukan dan Pandemi Covid 19 salah satu fokus. Dengan tujuan, tidak akan terjadi klaster baru, apalagi meluasnya Covid 19.

BACA JUGA  Darwin: Yankes RSUDAM Kronis!

Selain prosedur dan hasil telaah yang dilakukan badan pelaksana, ada hal menarik yang juga patut digaris bawahi, Unila ingin mengambil peran menjadikan mahasiswa nya menjadi duta Covid 19, baik di Lampung dan Banten.

Artinya, ada ilmu pengetahuan yang dibagi sesuai dengan bidang nya masing-masing,  juga ikut menyadarkan masyarakat bagaimana memutus mata rantai penyebaran Covid 19. Ini menarik. Utamanya, Unila wajib memberikan bekal kepada peserta KKN untuk secara bersama-sama memutus virus ini merajalela.

Karena pada akhirnya pemerintah pusat pun sepakat untuk menyelamatkan bangsa ini dengan cara memutus mata rantai Covid-19 dilakukan secara bersamaan antara ekonomi dan kesehatan.

BACA JUGA  Disdikbud Launching Smart School Berjaya

Pandemi Covid 19 hari ini, menempatkan kita semua pada situasi yang memang sulit. Terkadang kita terjebak pada pertengkaran usang, mana yang lahir antara ayam dan telur. Ditambah, kita buta dengan pandemi ini. Ibarat kapal yang akan tenggelam, ranting terkadang dinyakini akan menyelamatkan kita semua.

Kebijakan atas putusan yang diambil Unila dan surat yang dikeluarkan Pemprov Lampung adalah solusi tepat menengahi persoalan ini. Apalagi mempertentangkan, tak arif rasanya. Tabik.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here