BERBAGI

Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA – Ketua DPP Hanura Benny Rhamdani merasa gerah dengan pernyataan Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat yang menyebut Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan masuk ke Hanura. Benny minta Djarot gak usah bawa-bawa Ahok ke Hanura.

“Kalau soal Ahok ingin masuk PDIP mungkin benar. Itu kita hormati sebagai hak politik Ahok. Tapi, kalau mau masuk Hanura, itu tidak benar,” tegas Benny, Selasa (27/11).
Selain itu Benny meragukan poin-poin yang disebut Djarot. Seperti Ahokers akan memilih PDIP, dan klaim hanya PDIP yang membelanya ketika menghadapi kasus penistaan agama saat Pilgub DKI 2017 lalu.

BACA JUGA  Zona Merah!? Ali; Tanggungjawab Bersama

“Tentu, saya ragukan kebenarannya atau bohong mengenai pernyataan Ahok meminta Ahokers memilih PDIP, karena PDIP berada di garis terdepan saat menghadapi kelompok yang melawan Pancasila, mencaci dan memakinya,” kata Benny.

Hanura juga tidak percaya Ahok menyatakan hanya PDIP yang paling membelanya ketika mantan Gubernur DKI itu dihina dan dimaki. “Kecuali kalau pernyataan itu langsung dari Ahok,” ungkapnya.

BACA JUGA  Nazaruddin-OSO Optimis Hanura Masuk Tiga Besar

Benny yakin 3 poin itu hanya klaim untuk kepentingan Pemilu 2019. Hanura menolak jika Ahok hanya diklaim oleh satu partai. “Bukan hanya PDIP yang mendukung dan membela Ahok di Pilgub DKI, termasuk ketika kasus penistaan agama menjadi kontroversi,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here