Belum Ada Pembicaraan Soal Capres PDIP

Rabu, 22 Juni 2022 | 10:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) bidang Politik Puan Maharani mengatakan sampai saat ini partainya belum membicarakan siapapun yang akan diusung sebagai capres atau cawapees untuk 2024. Justru partai itu lebih mementingkan jaga kekompakan di internal

Puan menegaskan sampai saat ini belum ada pembicaraan siapa yang akan diusung sebagai Capres ataupun Cawapres dari PDIP di 2024.

“Tapi Ibu Ketua Umum mengatakan sesuai dengan amanat Kongres, Ketua Umum PDI-Perjuangan mempunyai hak prerogatif untuk menentukan siapa Capres dari PDI-Perjuangan,” kata Puan saat menjawab pertanyaan wartawan di sela acara Rakernas II PDI Perjuangan di Sekolah Partai Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (21/6).

Baca Juga:  Iran Ingatkan AS dan Israel; Jangan Miskalkulasi

Wartawan bertanya kepada Puan soal makna pernyataan Megawati di Rakernas yang memujinya dalam pelaksanaan tugas sebagai perempuan menjabat Ketua International Parliamentary Union (IPU). Apakah ini sinyal Puan akan dijadikan capres? Puan mengatakan bahwa itu bukanlah sinyal.

“Lho kan tadi sudah disampaikan oleh Ibu Megawati bahwa ini bukan karena anaknya lho. Oleh karena itu ini bukan sinyal,” kata Puan.

Puan mengatakan, dua tahun sudah para kader partai tidak berkumpul dalam satu acara karena pandemi. “Baru kali ini kita kumpul bercanda, ber-jokes-jokes dan disampaikan kepada kami juga bahwa harus semangat, harus semangat,” kata Puan.

Baca Juga:  Ken Setiawan dan UIN RIL Sepakati MoU Edukasi Toleransi Melalui Film

“Beliau (Megawati,red) tadi mengatakan sudah berumur tetapi tetap bersemangat ingin bersama-sana di dalam partai politik, kita harus bergotong royong untuk menjaga Indonesia ke depan menjadi Indonesia yang lebih baik kedepannya,” tambah Puan.

Ketika wartawan bertanya apakah dalam rakernas inj mulai ada komunikasi dengan parpol lain, Puan menjawab begini.

“Sejak dari sekarang sudah dilakukan komunikasi politik dan di DPR kita selalu membangun komunikasi politik, di partai politik juga membangun komunikasi politik,” ujar Puan. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Iran Terima Surat “Damai” dari Wapres AS
Saham AS Jatuh, Pasar Minta AS-Iran Kembali Kemeja Perundingan
Houthi Yaman Klaim Serang Arab Saudi
Mahasiswa Indonesia di Tiongkok Ubah Keterampilan jadi Peluang Karier
Perkim Akan Tinjau Ulang Keputusan Serah Terima PSU Perumahan Griya Suka Rame
Ceo Sumut25 Anto Genk Mantu, Tertautnya Dua Budaya, Jawa dan Mandailing
Gubernur Inginkan Mulang Maya jadi Desa Wisata Budaya Unggulan Lampung
Way Rarem Jadi Destinasi Wisata Unggulan di Lampung
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Iran Terima Surat “Damai” dari Wapres AS

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Saham AS Jatuh, Pasar Minta AS-Iran Kembali Kemeja Perundingan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Houthi Yaman Klaim Serang Arab Saudi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Mahasiswa Indonesia di Tiongkok Ubah Keterampilan jadi Peluang Karier

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Perkim Akan Tinjau Ulang Keputusan Serah Terima PSU Perumahan Griya Suka Rame

Berita Terbaru

Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance berbicara kepada wartawan dalam sebuah taklimat pers di Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 8 Januari 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Iran Terima Surat “Damai” dari Wapres AS

Sabtu, 31 Okt 2026 - 09:50 WIB

Seorang trader sedang bekerja di lantai bursa New York Stock Exchange di New York City, Amerika Serikat, pada 14 September 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Saham AS Jatuh, Pasar Minta AS-Iran Kembali Kemeja Perundingan

Sabtu, 31 Okt 2026 - 09:38 WIB


Foto tangkapan layar yang disediakan oleh Pusat Media Houthi ini menunjukkan warga memeriksa lokasi pascaserangan udara Arab Saudi yang menargetkan sebuah pasar di Provinsi Al-Jawf, Yaman, pada 28 Oktober 2026. (Pusat Media Houthi/Xinhua)

Berita Utama

Houthi Yaman Klaim Serang Arab Saudi

Jumat, 30 Okt 2026 - 20:19 WIB