Laporan : Agus S/Vona/CJ
LAMPUNG TENGAH – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung Tengah (Lamteng) membolehkan seluruh kontestan dalam pemilihan umum (Pemilu) serentak pilpres dan pileg melakukan poltik uang (money politics), tapi setelah pencoblosan (17/4).

“Boleh, silakan (money politics) tetapi setelah pemilihan. Anggap-anggap sodaqoh. Kalau money politics sebelum pemilihan dengan tujuan untuk meraup suara sebanyak-banyaknya, tentu ini dilarang dan akan kita proses,” ujar Ketua Bawaslu Lamteng, Harmono, saat menggelar sosialisasi fasilitasi dan koordinasi pengawasan pemilu, di Moonbe Cafe, Bandar Jaya, Senin (15/4).

BACA JUGA  Polres Lamteng Siap Amankan Pemilu

Hadir Kasat Reskrim Polres Lamteng AKP Firmansyah, perwakilan TNI, Mapilu Lamteng Firman Hakiki, Kalapas Gunung Sugih, Ketua PMII Lamteng Muflih, Ketua LPPA Eko Yuono, serta pemuda-pemudi NU dan Muhammadyah.

IKLAN

Dijelaskan Harmono, sosialisasi ini untuk menyolidkan pengawasan terkait praktik money politics. Bawaslu tidak dibekali ilmu penyelidikan yang komprehensif untuk mengawasi hal tersebut.

BACA JUGA  GGP Bantu Material Pembangunan Aula-Ruang Hotspot PWI

Oleh karenanya, diharapkan peran serta seluruh elemen untuk mencegah terjadinya praktik politik uang. Bawaslu mengimbau kepada siapa saja untuk melaporkan apabila ditemukan adanya praktik tersebut.

“Bawaslu dalam hal ini mengajak seluruh element masyarakat ikut mengawasi jalannya masa tenang ini,” imbau Harmono.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here