Laporan : Rudi Alfian

LAMPUNG UTARA-Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Utara melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) akan mengeluarkan bantuan bagi keluarga pasien terkonfirmasi covid-19 saat ada pengajuan dari bawah.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala BPBD Lampura, Karim Sr, sekaligus Sekretaris Satgas Sekretariatan Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 saat ditemui diruang kerjanya, Rabu, (16/09).

Ia mengatakan, hal itu dilakukan sebagai bentuk tertib administrasi dalam pencatatan, serta memudahkan dalam pertanggung jawabannya nanti.

“Bantuan dalam bentuk sembako itu kita keluarkan untuk keluarga pasien jika ada usulan atau laporan dari bawah, minimal kelurahan yang mengusulkan ke BPBD, datanya ‘by name by address’, kalau datanya ada, nanti langsung kita salurkan bantuan sembakonya per KK, contohnya sudah ada yang kita salurkan di kecamatan Abung barat, dan untuk bantuan tersebut, hanya sekali saja kita berikan,” ujarnya menjelaskan.

BACA JUGA  Reihana: 2088 Sampel Swab Diperiksa

Menurutnya, bantuan yang diberikan kepada keluarga yang ditinggalkan pasien sifatnya sebagai bentuk kecil perhatian pemerintah terhadap warganya. Dalam upaya meringankan sedikit beban, serta memberi dukungan kepada anggota keluarganya yang tengah di karantina beberapa waktu di fasilitas yang disediakan pemerintah daerah.

“Ini sifatnya bencana non-alam, jadi proses pengajuan itu dilakukan saat ada kejadian. Dan untuk detail realisasi dilapangan kami tidak mengetahui secara detail, karena ini sifatnya bantuan yang disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” tambahnya.

BACA JUGA  Desa Bagikan Masker dan Alat Cuci Tangan

Terkait realisasi anggaran yang disalurkan dalam proses mekanisme bantuan, Karim mengaku tidak mengetahui secara detail sampai dengan saat ini. Sebab, prosesnya dilakukan demikian, bahkan menurut pengakuannya masih beberapa diantaranya menggunakan dana talangan karena masih pengajuan.

Berdasarkan informasi dikumpulkan dilapangan, beberapa warga terkonfirmasi positif covid-19 yang saat ini sedang mengikuti karatina di fasilitas yang disediakan pemerintah mengeluhkan kurangnya perhatian dari pemerintah. Terutama ditingkat kelurahan, salah satunya seperti yang ada di Kecamatan Kotabumi Selatan. Pasalnya, sampai dengan hari ini belum ada bantuan yang diberikan kepada keluarga yang ditinggalkan.[*]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here