BERBAGI

Laporan : Heri Suroyo
KEBUMEN – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menegaskan masalah pertanahan menjadi perhatian serius bagi DPR RI. Dari berbagai permasalahan yang ada, sengketa tanah menjadi persoalan yang ingin segera dibenahi.

“Dalam Rapat Kerja Komisi II DPR RI dengan Menteri Agraria Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), disepakati untuk mencegah terjadinya sengketa kepemilikan tanah, Kementerian ATR/BPN menghadirkan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang dilaksanakan serentak,” ujar Bamsoet saat kunjungan Reses DPR RI di Kebumen, Selasa (20/11).

Hadir dalam acara ini antara lain Halimah Nurhayati (Ketua DPC Golkar Kabupaten Kebumen) dan jajarannya, pimpinan dan pengurus Golkar Kecamatan se-Kabupaten Kebumen, Anggota Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Kebumen, dan juga para Caleg Golkar DPRD Kabupaten Kebumen, serta para tokoh masyarakat dan alim ulama.

BACA JUGA  Bamsoet: Gunakan Hak Pilih Dengan Bijaksana

Wakil Ketua Umum KADIN ini menjelaskan, di tahun 2018 program PTSL memiliki target 7 juta bidang tanah. Untuk mempercepat program tersebut, DPR RI mendorong Kementerian ATR/BPN mengadopsi penggunaan alat ukur Global Navigation Satelite System Real-Time Kinematic (GNSS RTK). Kepastian letak dan batas dengan ketelitian dan keakuratan yang tinggi serta real-time, dapat dicapai dengan penggunaan alat ukur tersebut.

“Sehingga pengukuran dan pengolahan data bidang tanah dapat lebih cepat dilakukan. Sejalan dengan itu, program redistribusi aset dan reforma agraria juga terus digencarkan. Dengan demikian masyarakat, termasuk yang di Kebumen, akan punya sertifikat tanah. Ini wujud kehadiran negara yang selalu sibuk bekerja melayani rakyatnya,” jelas Bamsoet.

BACA JUGA  Ketua DPR Apresiasi Program FORHATI

Dalam kesempatan Reses ini, Bamsoet juga meresmikan Rumah Aspirasi di Kabupaten Kebumen. Politisi Partai Golkar ini berkomitmen menjadikan Rumah Aspirasi Bambang Soesatyo di Kebumen sebagai inkubator pendidikan politik dan pencerdasan warga yang berorientasi pada politik sukarela (political voluntarism). Siapapun bisa datang dan terlibat dalam kegiatan Rumah Aspirasi, tanpa pandang bulu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here