BERBAGI

Laporan : Heri Suroyo

JAMBI – Ketua MPR RI sekaligus Dewan Penasehat Persatuan Menembak Indonesia (PERBAKIN)  Bambang Soesatyo mengingatkan tantangan yang dihadapi oleh  PERBAKIN ke depan akan semakin kompleks. Tidak hanya dari sisi tanggungjawab untuk melahirkan atlit-atlit penembak yang berkualitas. Tetapi juga aspek-aspek yang secara tidak langsung terkait dengan eksistensi PERBAKIN sebagai organisasi yang bersinggungan erat dengan penggunaan senjata api.

“Belum lama ini di media sosial kita dibuat gaduh oleh postingan video pengendara mobil yang menampilkan aksi ‘koboi’ dengan menodongkan air soft gun kepada warga, usai terlibat insiden lalu lintas dengan pengendara sepeda motor. Meskipun pada akhirnya hasil pemeriksaan membuktikan yang bersangkutan bukan anggota PERBAKIN, namun aksi koboi semacam ini terlanjur menimbulkan prasangka dan persepsi negatif terhadap anggota PERBAKIN,” ujar Bamsoet saat Pelantikan Pengurus PERBAKIN Provinsi Jambi di Jambi, Sabtu (10/4).

BACA JUGA  Covid 19, MPR Ikhlas Anggarannya Dipotong

Ketua DPR RI ke-20 ini menuturkan, persepsi negatif terhadap anggota PERBAKIN salah satunya karena kurangnya pemahaman masyarakat mengenai ketatnya syarat perijinan kepemilikan dan penggunaan senjata api. Dimana senjata api yang dimiliki hanya digunakan untuk keperluan latihan, pertandingan, ataupun berburu.

“Kepemilikan senjata api untuk kepentingan beladiri pun harus memiliki izin khusus. Untuk memiliki izin khusus tersebut, harus memenuhi berbagai ketentuan dan persyaratan. Antara lain menjalani serangkaian ujian, baik administrasi, kesehatan fisik dan mental, keterampilan menembak, dan wawancara. Rangkaian ujian ini penting untuk menghindari terjadinya penyalahgunaan senjata api,” kata Bamsoet.

BACA JUGA  Bamsoet : Indeks Kewirausahaan Rendah

Ketua Umum Perkumpulan Pemilik Izin Khusus Senjata Api Beladiri (PERIKSHA) ini mengajak seluruh anggota PERBAKIN melakukan pembenahan baik secara internal maupun eksternal. Secara internal, pembinaan kepada anggota harus mengedepankan prinsip bahwa ijin kepemilikan atau penggunaan senjata api bukanlah ijin untuk bersikap arogan atau bertindak sewenang-wenang. Apalagi melakukan penyalahgunaan senjata api untuk tindakan kriminal.##

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here