BERBAGI

Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA – Ketua DPR Bambang Soesatyo mengimbau kedua calon presiden mendorong tim sukses masing-masing lebih mengutamakan isu atau masalah yang strategis dan substansial dalam berkampanye. Tim sukses kedua kubu patut menyadari bahwa sebagian besar masyarakat kecewa dan lelah, karena materi kampanye selama ini tidak mendidik dan juga tidak mencerahkan.

“Materi kampanye yang mendapatkan publikasi luas dari media hanya mengunyah dan meributkan isu-isu yang nyaris tidak substansial, dan juga tidak esensial. Akibatnya, kampanye Pilpres tahun ini dinilai bermutu rendahan.  Alih-alih mendidik dan mencerdaskan generasi milenial, isu-isu kampanye yang digoreng secara berulang-ulang justru cenderung menyesatkan,” kata Bamsoet di Jakarta, Senin (11/2).

BACA JUGA  Fadli: Gerindra Akan Beri Bantuan 3 Ibu-Ibu Yang Ditangkap Di Karawang

Menurutnya roda perubahan zaman terus berputar, dan setiap perubahan selalu menghadirkan tantangan bagi setiap generasi. Generasi milenial butuh calon pemimpin yang mampu mempersiapkan mereka menghadapi tantangan di masa depan.

“Kesinambungan perkembangan teknologi sudah mengubah lanskap ekonomi, politik, sosial dan budaya. Perubahan ini meng-global. Batasan atau sekat-sekat semakin tipis. Arus dana dan investasi nyaris tak lagi mengenal batas negara. Saling memengaruhi pada aspek budaya pun begitu mudah berkat  perkembangan teknologi media sosial,” ujar Bamsoet.

BACA JUGA  Puan Bicara Perdagangan Dunia Terbuka dan Adil Di Forum Parlemen G-20

Ia juga melihat peta kekuatan ekonomi juga telah berubah. Telah muncul prediksi bahwa Cina akan menjadi kekuatan nomor satu perekonomian dunia. Penetrasi kekuatan ekonomi Cina tampak nyata di berbagai belahan dunia. Artinya, dinamika tantangan bagi orang muda Indonesia masa kini tidak sama dengan tantangan yang dihadapi orang tua mereka pada zamannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here