Bamsoet Dorong Industri Pengolahan Kayu Ke Mancanegara

Senin, 5 Februari 2024 | 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo
BANJARNEGARA – Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo mendukung peningkatan produktifitas industri pengolahan kayu di wilayah perbatasan Kabupaten Banjarnegara dan Wonosobo. Sebagai salah satu sektor pengembangan ekonomi lokal dengan memanfaatkan potensi alam sebagai bahan baku menjadi barang jadi lewat industri.

“Pengembangan ekonomi lokal melalui industri pengolahan kayu selaras dengan semangat Presiden Joko Widodo dalam meningkatkan potensi pasar lokal maupun ekspor bagi industri olahan kayu yang masih sangat terbuka lebar. Sehingga kita tidak lagi mengekspor bahan mentah berupa kayu, melainkan sudah diolah menjadi play wood atau kayu lapis, papan partikel, papan serat, dan lainnya yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah dan juga nasional,” ujar Bamsoet dalam kunjungan hari ke-19 di Dapil-7 Jawa Tengah saat mengunjungi pabrik pengolahan kayu PT Cebong Albasindo (Cebong Imelindo Grup) di perbatasan Banjarnegara-Wonosobo Jawa Tengah, Senin (5/2/24)

Baca Juga:  5 Jurnalis Hilang Kontak, Barang Dan Mobil Masih Tertinggal Di Hotel Carita

Hadir Direktur Utama PT Cebong Albasindo Triana Widodo dan Komisaris PT Cebong Albasindo Heni Widiati.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, potensi industri pengolahan kayu di Banjarnegara sangat besar. Terbuka bagi para investor dari dalam dan luar negeri. Karena produksi kayu Albasia dari Banjarnegara dikenal bermutu baik dan dalam jangka waktu 5 tahun sudah dapat dipanen.

“Selain menghasilkan produk ekspor maupun untuk dalam negeri, pelaku industri pengolahan kayu juga memanfaatkan limbah kayu untuk mendukung konsep industri ramah lingkungan. Sekaligus memberikan tambahan ekonomi. Pemanfaatan yang dilakukan antara lain penggunaan serbuk kayu kasar untuk bahan dempul. Sedangkan untuk serbuk halus bisa digunakan untuk ternak ayam atau bahan bakar,” jelas Bamsoet.

Baca Juga:  Komisi 3 Berkunjung ke Rumah Kapolri Baru, Bawa 7 'Oleh-oleh'

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila dan Wakil Ketua Umum FKPPI ini memaparkan, PT Cebong Albasindo mulai beroperasi pada bulan April 2023. Bergerak pada bidang pengolahan kayu dengan produk utama Albasia Barecore. Produk yang dihasilkan berasal dari kayu Sengon dan Albasia dengan rata-rata produksi per bulan 1.764,720 m3 setara dengan 35 kontainer.

“PT Cebong Albasindo hingga Januari 2204 mempekerjakan sekitar 420 orang. Terdiri dari 200 orang laki-laki dan 220 orang perempuan. Barecore produksi PT Cebong Albasindo diekspor ke negara China dan Taiwan, dengan rata-rata ekspor per bulan 1.470,600 m3 setara dengan 25 kontainer,” pungkas Bamsoet. (*)

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Pemprov-DPRD Sepakat Awas Ketat BBM Subsidi, Antrean Masih Panjang
Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM
Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi
Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar
Tim Media Gubernur dan Dugaan Pembatasan Peliputan, Semua Tahan Diri
Beda TMT, Beda Waktu Gaji PPPK Paruh Waktu, BKD Lampung Selatan Pastikan SK Perpanjangan Segera Terbit
Tinggal 20 Penyintas Penyerangan Jepang ke Nanjing
Mesir Kirim 2.600 Ton Bantuan ke Gaza

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pemprov-DPRD Sepakat Awas Ketat BBM Subsidi, Antrean Masih Panjang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Tim Media Gubernur dan Dugaan Pembatasan Peliputan, Semua Tahan Diri

Berita Terbaru

Berita Utama

Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM

Kamis, 8 Okt 2026 - 18:45 WIB

Berita Utama

Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi

Kamis, 8 Okt 2026 - 14:09 WIB

Berita Utama

Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar

Kamis, 8 Okt 2026 - 14:06 WIB