BERBAGI

Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA – Ketua DPR Bambang Soesatyo menilai kebijakan bagasi berbayar yang diterapkan maskapai penerbangan membawa kerisauan tersendiri karena kebijakan tersebut telah menurunkan omzet pelaku usaha oleh-oleh khas daerah.

“Bagasi berbayar dan kenaikan tarif kargo tersebut, berdampak terhadap penurunan omzet bagi pelaku usaha penjual oleh-oleh, berupa makanan khas daerah yang tergabung dalam Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM),” tegas Bamsoet di Jakarta (1/2).

BACA JUGA  Dihadapan Komisi IX, Gubernur Sampaikan Lampung Berhasil Turunkan Stunting

Kementerian Perhubungan (Kemenhub), dalam hal ini Direktorat Perhubungan Udara untuk memanggil seluruh maskapai penerbangan yang ada.

“Saya meminta pihak Kemenhub untuk memanggil semua maskapai untuk meminta penjelasannya atas kebijakan yang cukup memberatkan bagi masyarakat ini, terutama bisnis UMKM ini,” ujar Politisi Golkar

Bamsoet juga mengatakan kebijakan bagasi berbayar itu tidak berdampak besar bagi usaha UMKM oleh-oleh, dalam melakukan pemasaran dan ekspansi usaha.

BACA JUGA  Resesi Ekonomi, Perekonomian Alami Kontraksi

“Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah dan Koperasi untuk melakukan inovasi terhadap upaya pemasaran dan ekspansi usaha bagi UMKM agar kebijakan bagasi berbayar dan kenaikan tarif kargo tersebut tidak mengganggu pendapatan mereka,” pungkas Bamsoet.[*]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here