BERBAGI

Laporan : Heri Suroyo / Ilham Prayogi
JAKARTA – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta Rapat Gabungan antara Komisi IV DPR RI dan Komisi VI DPR RI untuk mengundang Menteri Perdagangan dan Direktur Utama Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk menyelesaikan kekisruhan soal impor beras. Yang paling penting, kedua pimpinan lembaga itu memberi ketenangan kepada masyarakat, di tengah berbagai isu dan panasnya suhu politik sekarang ini.

“Gejolak seperti itu harus segera diselesaikan. Kami di DPR saja berusaha tidak ada gejolak-gejolak berarti yang mengganggu jalannya pemerintahan dan jalannya pesta demokrasi tahun depan. Kalau di DPR saja suasananya kondusif, pemerintah mestinya lebih kondusif,” katanya di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jum’at (21/9).

BACA JUGA  DPD Sahkan 15 Calon Anggota BPK RI

Bamsoet menyayangkan, jika di internal pemerintah terjadi beda pendapat yang terbuka, lebih arif kalau diselesaikan dengan buka-bukaan data dan bersikap satu suara.

“Itu harapan DPR. Kami di DPR berusaha semaksimal mungkin dengan 10 fraksi dengan 560 anggota, tapi kita berusaha untuk tidak timbul gesekan atau pertikaian yang berarti. Tetap menjaga suasana kondusif,” ujarnya.

BACA JUGA  Jihan Nurlela Marahi Menkes Terawan; "Dokter Bukan Stok Barang..!"

Sebagaimana diberitakan, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan Dirut Bulog Budi Waseso (Buwas) bersitegang dalam urusan impor beras. Bulog bersikukuh impor beras tak perlu dilakukan, sementara Mendag menyebutkan bahwa impor beras tetap berjalan. Bahkan ditegaskan Buwas sampai Juli 2019 tidak perlu impor beras.[*]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here