BERBAGI

SOAL DANA PERIMBANGAN DAERAH

JAKARTA – Ketua Badan Anggaran DPR RI Azis Syamsuddin membantah soal dugaan adanya aliran dana dalam kasus dugaan suap usulan dana perimbangan daerah di RAPBN-P 2018.

Menurutnya, dirinya ditanyai hal yang berhubungan dengan para tersangka yakni, eks Anggota Komisi XI Amin Santono, eks Pejabat Kementerian Keuangan, Yaya Purnomo dan perantara suap Eka Kamaludin.

“Saya dimintai keterangan sehubungan dengan Pak Amin, Pak Eka dan Pak Yaya,” katanya usai diperiksa KPK di Jakarta, Senin (28/8). “Nggak ada aliran dana. Silakan tanyain ke penyidik ya,” tambah Azis

BACA JUGA  Taufik Kurniawan Dituntut 8 Tahun Bui

Azis menjelaskan pemerintah tak pernah mengajukan RAPBN-P 2018 untuk dibahas di DPR.”APBN-P 2018 tidak pernah diusulkan pemerintah sehingga tidak pernah dibahas di badan anggaran,” ujarnya.

KPK memeriksa Azis soal dugaan aliran dana dalam kasus ini dan mendalami soal perannya dalam kasus ini. KPK memeriksa Azis sebagai saksi untuk tersangka Amin Santono.

BACA JUGA  Menpora Imam Nahrawi Dipanggil KPK

KPK sudah menetapkan 4 tersangka mantan anggota Komisi XI DPR Amin Santono, Yaya Purnomo (eks pejabat Kementerian Keuangan), Eka Kamaluddin (perantara), dan seorang kontraktor Ahmad Ghiast. Sumber dana untuk suap itu disebut berasal dari para kontraktor di Sumedang, Jawa Barat.[*]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here