BERBAGI

Yusdianto: Golkar Hebatnya di Pileg dan Pilpres

SULIT dibayangkan jika pada Pilgub 2018 kali Golkar akan ditingalkan pemilihnya. Indikasi ini terlihat pasca pemecatan Alzier Dianis Thabranie yang diikuti oleh ribuan pengikutnya.

Hal ini dikatakan Yusdianto, Pengamat Hukum dan Politik dari Universitas Lampung kepada lintaslampung malam ini. “Sedang terjadi turbulensi besar-besaran di tubuh Golkar Lampung. Dan tidak menguntungkan paslon gubernur yang diusung Golkar. Saya meyakini itu,”kata Yusdianto.

BACA JUGA  Usia 55 Tahun, Ridho: Lampung Tumbuh Maju Untuk Indonesia

Arinal-Nunik menurut Yusdianto, sangat dirugikan akibat keputusan yang diambil Partai Golkar. “Ini pasti desakan Ketua DPD Golkar Lampung soal pemecatan Alzier. OKK Golkar seharusnya melakukan pendekatan persuasif. Kalau itu dilakukan, buahnya akan manis,”kata Yusdianto.

Sebaliknya, pemecatan itu menjadi buah simalakama bagi kepentingan politik Golkar di 27 Juni mendatang.

BACA JUGA  Pemprov Terus Perbaiki Infrastruktur Jalan

“Dentingan pemecatan itu memicu turbulensi. Dan saya sependapat dengan Bang Indra Karyadi. Akibat kesalahan sedikit, bandar bakalan bangkrut, yang diuntungkan Ridho-Bachtiar. Karena, pengikut Alzier akhirnya menasbihkan diri ke Ridho,”kata Yusdianto.

Yusdianto menambahkan, karakteristik politik Golkar itu mudah terbaca. “Kalau pileg dan pilpres, Golkar hebat. Tapi kalau pilkada kedodoran bos,”pungkas Yusdianto.[vona/lintas]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here