Laporan : Makmur PJ
BANDARLAMPUNG – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung, hari ini, Rabu (7/8), menggelar Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) ke-XI. Musorprov KONI untuk memilih Ketua Umum KONI Provinsi Lampung masa bhakti 2019-2013, yang sebelumnya dijabat oleh M. Ridho Ficardo.

Gubernur Lampung Ir. H. Arinal Djunaidi membuka Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Lampung, di Gedung Pusiban Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung. Hadir dalam pembukaan Musorprov Wakil Ketua Bidang Organisasi Litbang dan Hukum KONI pusat Nanang Djuana Priadi dan pejabat Lampung.

Arinal menyebutkan KONI mempunyai peran penting untuk mengangkat harkat dan nama baik Provinsi Lampung.

Karena itu, dia meminta seluruh peserta Musorprov untuk memilih ketua KONI yang berprestasi. “Musorprov ini bukan sebuah akhir, tapi tonggak awal perjuangan olahraga Lampung. Saya berharap, pilihlah ketua yang berprestasi,” jelasnya.

BACA JUGA  Mengaku Wartawan, Peras Kepsek Diciduk Polisi

Gubernur Arinal juga berharap pada Pekan Olahgara Nasional (PON) 2020 di Papua, Lampung bisa masuk 10 besar. Sesuai harapan KONI Pusat. “Ayo kita maju bersama-sama demi kejayaan olahraga Lampung baik di tingkat nasional maupun internasional,” ajak Arinal.

73 Suara Pemilih Ketua KONI
Wakil Ketua I KONI Lampung Hannibal sebelumnya mengatakan, pada Musorprov KONI Provinsi setidaknya ada 73 suara dari anggota KONI yang sah dan ada beberapa cabang olahraga hanya menjadi peninjau saja. Hal tersebut dikarenakan kepengurusan Cabor yang sudah habis masa bhaktinya, namun sampai pelaksanaan Musorprov belum juga mengelar Musprov. Dengan demikian Cabor tersebut hanya bisa menjadi peninjau, sehingga tidak memiliki hak suara.

BACA JUGA  Dilaporkan Menganiaya, Hasriadi Merasa Difitnah

Dari ke-73 pemilik suara tersebut, diantaranya dalah 15 KONI Kabupaten/Kota, 52 Cabang Olahraga Prestasi dan 6 Cabang Olahraga Fungsional total menjadi 73. Sedangkan untuk calon ketua baik dari cabang olahraga maupun pengurus KONI yang lama, bila ingin mencalonkan diri atau maju sebagai clon ketua. Harus mengantongi 20 persen suara dukungan, atau dicalonkan oleh 20 persen pemilik suara yaitu anggota dari KONI Provinsi seperti keputusan hasil Rapat Kerja/Anggota Tahunan (RAT) KONI Lampung tahun 2019, yang berlangsung di Hotel Nusantara 12 Juli lalu.[*]

- Advertisement -
loading...
SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here