BERBAGI

Laporan : M.Danis Mulya
BANDAR LAMPUNG – Tradisi Arak-arakkan mahasiswa dan mahasiswi yang di wisuda dan menunggu Rektor keluar dari gedung wisuda, masih menjadi ciri khas dan tradisi yang terus terjaga oleh seluruh mahasiswa Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.

Menurut Yugo salah satu pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ketika di tanya Lintaslampung terkait arak-arakan ini mengatakan, Kita mengadakan arak-arakan khususnya anak-anak PMII, karna memang tradisi budaya dari dulu yang memang kami pertahankan.

BACA JUGA  UIN Susun Buku Pedoman Praktikum

Dan bagaimana kita memiliki rasa tanggung jawab terhadap organisasi serta melihat anggota dan kader kami yang telah berhasil mendapatkan gelar sarjana, kami ingin menunjukan kepada adik-adik tingkat.

Inilah abang-abang dan mbak-mbak nya yang wisuda. Dan yang telah wisuda pun out put nya kita nggak mau mereka lupa dengan kampus dan organisasi, katanya di depan Gedung GSG Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Rabu (31/10).

Hal yang sama di katakan, Roy Renaldi ketua KAMMI komisariat UIN Raden Intan Lampung, kenapa kami mengarak kader-kader kami yang wisuda, yaitu yang untuk memeriahkan yang wisuda itu sendiri supaya ada penghargaan buat kader-kader kami.

BACA JUGA  Ditjen Pendis Dukung Kewirausahaan UIN

Dan juga supaya untuk menjadi memotivasi temen-temen atau adek-adek yang belum wisuda supaya cepat menyusul. Ini udah tradisi setiap ada wisuda dan ada kader KAMMI yang wisuda kita tradisinya memang diarak seperti ini, jelasnya.[*]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here