BERBAGI

Laporan: Agus Setiawan

PESISIR BARAT-Pemkab Pesisir Barat melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) diproyeksikan untuk pertama kalinya melakukan penanganan terhadap Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) pada Tahun 2019 mendatang.

Hal itu disampaikan Kabid Perumahan, Haikal Pasya, mendampingi Kepala DPRKP Pesibar, Armand Achyuni, saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Kamis (22/11).

Dikatakan pada 2019 mendatang Pemkab Pesbar sudah berkomitmen untuk melakukan penanganan RTLH yang bersumber dari APBD.

“Program ini adalah yang pertama kali dilaksanakan dengan dana bersumber pada APBD dengan nama program yakni peningkatan kualitas RTLH,” jelasnya.

BACA JUGA  Pesbar Terima Sertifikat WBTB 'Nyuncun Pahar'

Haikal merincikan dalam realisasinya, APBD Pesbar baru mampu menganggarkan untuk 62 calon penerima bantuan dengan masing-masing penerima bantuan menerima anggaran sebesar Rp17,5 juta.

“Ditahun pertama program itu menelan dana APBD sebesar Rp1,085 Miliar,” terangnya.

Menurut Haikal, meski dianggarkan melalui dana APBD, namun teknis realisasi pengerjaan bantuan tersebut tetap mengadopsi teknis yang diterapkan oleh Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPERA).

“Masyarakat penerima bantuan diperbolehkan membeli material sesuai dengan yang dibutuhkan,” lanjutnya.

BACA JUGA  Bupati Sidak Puskesmas Lemong

Selain itu kata Haikal, bantuan dana APBD penanganan RTLH di Pesibar di 2019 mendatang, juga mendapat kucuran dari Kemen-PUPERA melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 450 unit RTLH yang akan dipusatkan di Kecamatan Pesisir Selatan dan program Dana Alokasi Khusus (DAK) sebanyak 150 unit.

“RTLH di Pesibar masih mencapai sekitar 4.000 unit. Artinya, dengan Pemkab Pesibar terus berkomitmen melakukan penanganan melalui dana APBD, ditambah dengan kucuran bantuan dari pemerintah pusat. Mudah-mudahan secara bertahap upaya menuntaskan RTLH di Pesibar bisa terwujud,”tutupnya.[*]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here