BERBAGI

Laporan: Heri Suroyo/Vona
BANDARLAMPUNG-Munculnya statement Andi Surya yang menilai ada ‘mainan’ dalam proses penyelesaian kasus pelecehan tak dianggap serius oleh UIN Lampung. Menurut juru bicara UIN, Alamsyah, Dekan Fakultas Syariah, itu silahkan dirinya (Andi-red) menanyakan kepada pihak kepolisian.

Dikatakan Alamsyah, Tim UIN sudah bekerja, menggali data dari berbagai pihak dan sampai sekarang masih berjalan. Dikatakan, saatnya nanti tim akan melaporkan hasil investigasinya secara terbuka.

BACA JUGA  UIN Raden Intan Sudah Bentuk TPF

Dijelaskan Alamsyah, UIN RI Lampung tidak pernah mengirim utusan kepada keluarga mahasiswi terduga korban pelecehan seksual. Kalaupun ada mungkin itu komunikasi antar keluarga dua belah pihak saja dan jelas bukan dari UIN.

Penyebutan istilah “utusan UIN” adalah kesimpulan yang salah, tidak berdasar, dan bisa disalahpahami atau menimbulkan pemahaman sesat dalam masyarakat, dan ini lagi-lagi dapat menimbulkan persoalan baru karena tentu ada pihak-pihak yg bereaksi karena merasa dirugikan atau dicemarkan.

BACA JUGA  Andi Surya Didesak Minta Maaf Sampai Ancaman Tidak Dipilih Jadi DPD

Alamsyah menyayangkan, Andi selalu salah dalam menyimpulkan sebuah tindakan, tanpa cek and recheck.

Lanjut dikatakan, keinginan Andi agar polisi memeriksa pihak yang menemui keluarga terduga korban adalah  hal yang normal. Namanya juga aspirasi dan keinginan seseorang maka boleh dan sah-sah saja. Itu menjadi urusan Andi dengan aparat hukum.[*]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here