BERBAGI

Laporan: Danis Mulya
BERKARIER sebagai guru honorer ternyata menyesakkan dada. Kular kilir memperjuangkan nasib dirinya dan kawan-kawan, cukup memeras tenaga dan memutar otak. Itu pun belum nampak hasilnya.

Melalui jalur politik, pernah mengeyam pendidikan di UIN Radin Intan, Agusyati memutuskan dirinya untuk mencoba menekuni dunia politik.

Golkar menjadi pelabuhan hatinya. Dan semangat memperjuangkan nasib guru dan kualitas pendidikan di Way Kanan menjadi fokus garapannya.”Bangsa tak akan berubah jika sistem pendidikan dan kualitas pendidikannya sangat rendah. Ditambah, minimnya semangat guru pemerintah yang ingin berada di desa,”urainya.

BACA JUGA  Gubernur Tugaskan Bupati Hidupkan Gatot Subroto

Agus sapaan Agusyati ini bertekad, jika dirinya terpilih pada Pemilu legislatif nanti, dirinya bertekad anggaran pendidikan benar-benar dirasakan siswa pedesaan. “Masih belum fokus pada realisasi anggaran pendidikan 20% yang disiapkan dalam APBD dan APBN. ini sudah harus dibersihkan. Seluruh anak Indonesia bil khusus di Kabupaten Way Kanan harus mengeyam pendidikan berkualitas. Dan saya siap memperjuangkannya,”kata Agus.

BACA JUGA  Polres WK Gelar Apel Bersama BKO Brimob Polda Lampung

“Bagaimana nasib masyarakat pedesaan ingin lebih baik secara ekonomis, jika pendidikannya rendah. Ditambah, masyarakatnya tidak cinta terhadap tempat dimana ia dilahirkan. Sedikit petinggi di Lampung yang berfikir tentang Lampung apalagi berfikir tentang Way Kanan,”imbuhnya.[*]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here