Zainudin Hasan-Mantan Pegawai KPK

Laporan: Vona

BANDARLAMPUNG-Terpidana kasus suap proyek infrastruktur di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Agus Bhakti Nugraha (ABN) dan Anjar Asmara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Lampung Selatan telah di vonis.

Terkait status ABN sebagai Justice Collaborator (JC), Pengamat Hukum Pidana Universitas Bandarlampung, Zainudin Hasan menegaskan, publik tinggal menunggu ledakan-ledakan apa yang akan dimainkan ABN terkait kasus yang dialaminya.

BACA JUGA  Satgas KPK Geledah PUPR, Sita Berkas 3 Koper
IKLAN

“Kalau fungsinya sebagai JC sudah menjadi kewajiban untuk membongkar secara terang benderang. KPK tentu sebelum menetapkan seseorang menjadi JC sudah mempertimbangkan termasuk mengajukan syarat-syarat tertentu agar ABN mau bekerjasama dengan KPK.,” kata Zainudin.

Ditambahkan, dalam kasus korupsi lembaga sekelas KPK selayaknya memang bekerja secara profesioanal dan proporsional dalam setiap pengambilan keputusan.

BACA JUGA  Aliran Dana ZH Ke Wabup Rp260 Juta

Siapa-siapa saja yang akan kena ledakan ABN? Dikatakan Zainudin, pemberi dan penerima akan menjadi bidikan sekaligus tembakan KPK. “Bukan persoalan suka dan tidak suka. KPK akan menjalankan tugas dan fungsinya sesuai dengan UU. Kita tunggu gerakan KPK selanjutnya. [*]

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here