Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Anggota Komite IV DPD RI Dapil Lampung Abdul Hakim berdialog bersama Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Propinsi Lampung Taufik Hidayat beserta jajaran OPD terkait di kantor Pemerintah Propinsi Lampung.

Abdul Hakim mengatakan kehadirannya ingin menyerap banyak masukan dari pemerintah propinsi sebagai bahan pertimbangan untuk pembahasan RUU APBN 2021.

” Tentu kita berharap APBN 2021 menjadi lebih baik, lebih realistis, dan sesuai dengan prioritas pembangunan nasional dan daerah, serta tercapainya kesejahteraan yang berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.” ujarnya.

BACA JUGA  Gubernur Minta Pemerataan Pendidikan

Abdul Hakim juga menambahkan terkait desain RAPBN 2021 perlu fokus kepada empat hal; bidang kesehatan, jaringan keamanan sosial, insentif ekonomi bagi pelaku usaha dan UMKM, dan alokasi TKDD perlu mendapat prioritas untuk menjamin kebutuhan fiskal daerah.

Taufik Hidayat menyambut baik kehadiran senator Lampung tersebut dan menjabarkan kondisi perekonomian di Propinsi Lampung.

” Dampak Covid-19 telah berdampak pada pertumbuhan ekonomi. PAD kita -12%, dana transfer pusat ke daerah -6,7%. Sangat berharap kontribusi APBN ke daerah melalui program Kementerian bisa bersinergi dengan pemerintah propinsi. Yang terjadi sekarang banyaknya program-program Kementerian yang langsung ke masyarakat tanpa bersinergi dengan pemprov. Contohnya bantuan hibah Kementerian Tenaga Kerja ke Balai Latihan Kerja (BLK) komunitas. Nilainya bisa 400 juta per komunitas, tapi tidak melibatkan Pemda dari awal, banyak aset yang susah untuk pertanggungjawaban, hal-hal seperti ini jika bisa sinergi dari awal tentu akan lebih baik ” ujarnya.(*)

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here