Laporan : Ilham/Nara/CJ
LAMPUNG TENGAH – Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Loekman Djoyosoemarto mengatakan, peran sebagai legislatif bukan sebagai ladang uang. Namun menjadi wakil rakyat (legislatif) adalah untuk sebuah pengabdian.

Untuk itu, melalui peran legislasi, Loekman berharap semakin memperkuat pembangunan daerah antara legislatif dan eksekutif.

“(Menjadi anggota) Dewan ini bukan untuk mencari uang, tapi tempat untuk mengabdi kepada masyarakat. Tempat untuk menyalurkan aspirasi masyarakat Lampung Tengah,” ujar Loekman Djoyosoemarto, di sela rapat paripurna pelantikan anggota DPRD Lamteng periode 2019-2024, Senin (19/8).

BACA JUGA  Besok Bupati Letakan Batu Pertama Pembangunan Aula PWI

Mantan Kadisnaker Bandar Lampung ini mengatakan, kejadian demi kejadian selama periode lima tahun terakhir, untuk dapat menjadi pelajaran dan cerminan dalam mengambil sebuah keputusan. Menurutnya kejadian beberapa oknum wakil rakyat Lampung Tengah yang tertangkap Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu baiknya menjadi pembelajaran, Loekman berharap anggota DPRD yang baru dilantik lebih baik lagi kinerjanya.

BACA JUGA  Lusiana Loekman Hadiri Safari Ramadhan Bersama Ustadzah Oki Setiana Dewi

“Jauh lebih baik dan peran sebagai wakil rakyat dapat terselesaikan sampai akhir masa baktinya,” ujarnya.

Pelantikan dan pengambilan sumpah 50 anggota DPRD Lamteng terpilih, dipimpin Ketua Pengadilan Negeri Gunung Sugih Samsul Arief.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menjadi partai pemenang dengan raihan 11 kursi. Sementara di urutan kedua partai Golkar meraih 9 kursi.[*]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here