BERBAGI

Laporan : Nara/Agus/CJ
BANDARLAMPUNG – Kelima mahasiswi Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya mengenang pengalaman mengikuti program student mobility di Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTeM) selama enam bulan (September 2018 – Januari 2019) .

Lima mahasiswi tersebut yakni Dyah Paramitha dan Amilia Rahestri dari jurusan Manajemen, Kustia Febria dan Destia Sri dari jurusan Sistem Informasi, serta Rosha Assyifa dari jurusan Teknik Informatika.

Dyah mengaku senang dapat berteman dengan mahasiswi dari negara-negara di dunia. “Asyik (kuliah) di UTeM karena dosennya memberikan kesempatan bertanya setelah perkuliahan. Bisa melalui what’s apps messenger dan dibalas cepat. Responnya cepat,” ucapnya, minggu (20/1).

BACA JUGA  Dosen IIB Latih Guru SMA/SMK Kuasai Sistem Informasi E-Rapor

Adapun kenangan yang tak terlupakan bagi kelimanya saat pertama kali tiba di negeri jiran Malaysia. “Pertama kali datang makanannya aneh dan belum terbiasa,” tuturnya.

Hal senada diungkapkan Rosha, kalau dirinya tidak terbiasa awalnya dengan makanan di Malaysia. “Mungkin karena tidak terbiasa tapi setelah makan terus jadi terbiasa dan tidak aneh lagi,” ucapnya.

BACA JUGA  Berbagai Perlombaan Meriahkan Assalam Islamic Fair

Tidak hanya asyik dosennya, Rosha juga menceritakan kalau dalam perkuliahan mahasiswa yang telat tidak ditegur oleh dosen. “Terlambat tidak ditegur karena disana sepertinya dosen yang membutuhkan mahasiswa. Tidak ada jarak,” imbuhnya.

Mahasiswi semeseter III ini menjelaskan perkuliahan di UTeM juga selalu ada praktikum dan tidak hanya mendapatkan teori saja. “2 jam teori dan 2 jam praktikum. Dosennya sangat humble (ramah) dan tidak menunjukkan ilmunya (merendah),” urainya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here