BERBAGI

Laporan : Ilhamprayogi /Gb
JAKARTA – Tidak bisa dipungkiri bahwa RPG atau Role-playing Game merupakan salah satu genre permainan terpopuler dalam industri video game. Dimana sesuai namanya, role yang berarti peran, pemain akan memerankan suatu karakter dalam sebuah setting cerita dan cenderung diberi kebebasan dalam mengelola perkembangan karakter tersebut selama permainan berlangsung.

Namun kamu mungkin juga mengetahui bahwa ada genre lain yang bernama JRPG atau Japanese RPG. Walau memang mudahnya dipahami sebagai game RPG yang dibuat di negara Jepang, RPG yang berasal dari barat dan RPG yang berasal dari negeri bunga sakura tersebut ternyata menghadirkan pendekatan permainan yang berbeda.

BACA JUGA  Blizzard Bakal Rilis Gim Warcraft Versi Mobile
Serial Final Fantasy menjadi salah satu serial yang populer dalam genre JRPG

Selain hadirnya sistem leveling dan kebebasan dalam pengelolaan karakter sebaga elemen utama, terdapat beberapa aspek-aspek kental tersendiri yang dimiliki masing-masing dari kedua genre ini, seperti karakter yang dimainkan, mekanisme permainan, battle system, pembawaan cerita dan beberapa hal lainnya.

Hal-hal tersbut kemudian menjadi sebuah tren yang secara tidak langsung membedakan game RPG dan JRPG. Maka dari itu, dibawah ini kamu bisa melihat 5 hal yang membedakan game RPG yang dibuat di barat dan RPG yang dibuat di Jepang.

Catatan: Perlu diketahui bahwa tidak ada penjelasan resmi akan perbedaan dari kedua genre ini. Poin-poin dibawah ini sepenuhnya merupakan observasi terhadap tren-tren dari konten yang tersedia dalam game RPG barat maupun JRPG.

1. Pembawaan Cerita

Dragon Age: Inqusition — RPG

Dari yang dulunya hanya penceritaan dengan alur linear, kini semakin banyak game-game yang menghadirkan alur cerita bercabang dan lebih kompleks, dimana hal tersebut cenderung disesuaikan dengan gaya permainan pemainnya. Storytelling kemudian menjadi aspek vital dalam RPG maupun JRPG.

BACA JUGA  Glavenus Akan Hadir Di Monster Hunter World: Iceborne

RPG barat cenderung fokus pada aksi ketimbang narasi, bahkan dialog penting antar karakter cenderung disisipkan dalam cutscene. Serial Dragon Age misalnya, dialog singkat antar karakter tetap muncul saat permainan berlangsung, namun saat masuk plot penting, dialog antar karakter terjadi dalam sebuah cutscene.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here