BERBAGI

Laporan: Nara J Afkar

MESUJI— Di tengah kesibukan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji mempersiapkan rangkaian kegiatan seperti pameran pembangunan, pengajian akbar, ketoprak humor, jalan sehat, lomba dayung perahu dan masih ada beberapa kegiatan lainnya guna memeriahkan hari ulang tahun (HUT) kabupaten Mesuji ke-10.

Pemkab Mesuji melalui dinas pendidikan dan kebudayaan setempat, kembali memberangkatkan sebanyak 200 anak yatim dan dari keluarga tidak mampu ke Jakarta untuk berwisata edukasi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Mesuji, Syamsudin.S.Sos mewakili Bupati Mesuji Khamami, melepas keberangkatan peserta wisata edukasi. Dalam sambutannya Bupati yang dibacakan Syamsudin menyatakan sebanyak 200 anak yang berasal dari beberapa sekolah dasar di Kecamatan Tanjung Raya dan Mesuji Timur tersebut akan kembali diberangkatkan ke Jakarta untuk wisata edukasi.

BACA JUGA  Dishubkominfo Belum Bisa Layani Kir

“Ini program agar anak-anak tidak mampu asal Mesuji bisa merasakan kebahagian dengan berwisata mengunjungi beberapa tempat di Jakarta yang memiliki nilai sejarah. Dan seluruh biaya ditanggung Pemkab Mesuji. Keberangkatan kali ini ini merupakan keberangkatan ketiga,” jelas Syamsudin saat melepas peserta edukasi dirumah dinas Bupati Mesuji, di Desa Brabasan, Kecamatan Tanjung Raya, Kamis (21/11).

Syamsudin menambahkan, para peserta wisata edukasi akan didampimgi oleh pembimbing dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan masing-masing dua orang, dari guru dua orang, tenaga kesehatan satu orang, dan Babinsa satu orang dalam setiap mobilnya. Selain diberi uang saku sebesar Rp 250 ribu para peserta edukasi juga diberikan pakaian, sandal, dan makan gratis selama berwisata edukasi.

“Pemkab Mesuji sudah memberikan uang saku kepada para siswa jadi orang tua tidak perlu memberikan uang saku dan semua biaya sudah ditanggung. Mohon kepada para orang tua agar memberikan doa kepada anak-anaknya agar selama di Jakarta selalu diberikan kesehatan dan dapat kembali ke Mesuji dengan selamat,” tutupnya.

BACA JUGA  Disdikbud Gelar Workshop Pembinaan Guru

Diketahui keberangkatan 200 anak yatim dari keluarga tidak mampu yang diberangkatkan menggunakan 4 bis merupakan klotrer ketiga sebelumnya 200 anak sudah diberangkatkan yang dimulai sejak 14 November, dilanjutkan pada kloter kedua yang diberangkatkan pada 17 November, dan kloter ketiga 21 November 2018, sampai pada gelombang berikutnya hingga cukup jumlahnya 1000 anak.

Sebelumnya Bupati Mesuji, Khamami mengatakan, siswa yang mengikuti wisata edukasi itu berstatus anak yatim dan piatu serta berasal dari kalangan keluarga tidak mampu.[*]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here