Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA – Setiap tahun, Komunitas Kangen Chrisye (#K2C) punya tradisi memperingati hari wafat Chrisye yang jatuh pada 30 Maret.

“Biasanya, kami bikin acara kecil. Ada pengajian bersama anak yatim, kumpul bersama kerabat keluarga Chrisye sambil berdoa, mengenang dan juga menyanyikan lagu-lagu yang pernah dipopulerkan Chrisye,” ujar Mantan Ketua Komisi II DPR RU Ferry Mursyidan Baldan, Penggagas #K2C di Jakarta,Senin (30/3).

BACA JUGA  Ferry: Hindari Kluster Baru, Tunda Pilkada

Untuk peringatan wafat Chrisye tahun ini, #K2C sebenarnya sudah menyusun sebuah diskusi bersama musisi Erwin Gutawa. Acara diselenggarakan di sebuah café, di Jakarta Selatan. “Kami juga sudah menginformasikan kegiatan ini kepada Pasha, putra dari almarhum Chrisye,” ujar Ferry.

#K2C pun bahkan sudah berkunjung ke Erwin Gutawa untuk menyampaikan ide ini, dan Erwin menjadi narasumber diskusi, dengan tema “perjalanan karier Chrisye yang terus berlanjut, meskipun 13 tahun ia telah wafat”.

BACA JUGA  Tunda Pilkada Komitmen Berdemokrasi

“Tetapi, acara terpaksa kami batalkan karena adanya pandemi Corona, sekaligus mengikuti anjuran pemerintah untuk tidak melakukan kegiatan yang membuat berkumpulnya orang banyak,” kata Ferry.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here